Pengalaman Mengatasi Anak Demam

Demam adalah hal yang lumrah akan dialami semua anak. Karena demam sendiri biasanya terjadi akibat ada perubahan pada tubuh anak, bisa juga terjadi akibat ada benda asing seperti bakteri atau virus yang sedang menginfeksi tubuh. Demam adalah proses tubuh melawan virus atau bakteri tersebut.

Dalam kondisi sedang fit bisa jadi perlawanan terhadap benda asing itu tidak mengakibatkan demam. Namun, jika kondisi anak sedang kurang fit, proses melawan benda asing tersebut akan mengakibatkan demam.

Demam akibat grow spurth

Pernah dengar nggak istilah orang tua ‘mau pinter’? Yes, kalau di bahasa keren istilahnya adalah grow spurth, sebuah lonjakan pertumbuhan pada anak yang pada proses tersebut membutuhkan energi lebih dari biasanya. Jadi, tidak heran kan jika saat grow spurth bayi jadi nempel terus minta ASI? Ya karena memang dia butuh energi ‘lebih’.

Jika energi tersebut tidak tercukupi, biasanya anak akan mengalami demam dan rewel seperti tidak nyaman. Saya pernah membaca penjelasan ini di Twitter salah satu dokter anak. Contohnya mau tumbuh gigi demam, mau bisa jalan demam, dan lain sebagainya.

Demam tanpa sebab

Ada juga istilah unknown fever atau demam yang tidak diketahui penyebabnya. Ilmu ini juga pernah saya dapat saat mengikuti kuliah WhatsApp bersama dokter anak. Jadi, terkadang anak demam tapi setelah ditelusuri penyebabnya tidak ditemukan.

Hal ini pernah terjadi pada anak saya. Demam naik turun sampai hampir tujuh hari. Sudah diberi penurun panas pun bisa turun sebentar lalu naik lagi. Hingga dokter anak menyarankan tes darah karena khawatir demam dengue. Hasil tes darah nihil, semua kemungkinan negatif.

Demam ‘kedlinges’

Ada yang tahu istilah kedlinges? Ada juga daerah lain yang menyebut ‘owah’. Jadi, kedlinges ini adalah bahasa Jawa yang mengistilahkan badan anak sedang tidak pada posisi yang benar, bisa dibilang semacam keseleo.

Namanya anak-anak kan tingkahnya memang atraktif, jadi kondisi tubuhnya tidak pada posisi yang benar bisa sering terjadi.

Dari pengalaman saya dan dari sharing beberapa teman, demam kedlinges ini biasanya ditandai dengan kondisi demam yang tidak merata di seluruh tubuh. Misal, leher ke atas demam, tapi kakinya malah terasa dingin.

Kalau sudah seperti ini biasanya anak perlu dipijat, bisa dipijat sendiri jika bisa, atau meminta bantuan tukang pijat anak. Kalau dalam ilmu PAZ (Pengobatan Akhir Zaman), untuk membetulkan kembali struktur tubuh anak caranya adalah dengan dibedong. Gerakan beronta anak keluar dari bedongan itu yang bisa mengembalikan struktur tubuh kembali.

Demam lain pada anak masih banyak lagi macamnya. Tulisan ini hanyalah sharing dari pengalaman saya pribadi. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *