Menjadi Barista Wanita, Pekerjaan dengan Nilai Seni Tinggi (With Pics)

Kamu seorang fresh graduate dan sedang frustasi mencari pekerjaan baru? Mungkin kamu bisa melamar jadi barista. Kenapa? Karena banyak sekali keuntungan menjadi seorang barista. Menurutku tidak masalah kalau kamu bekerja tidak sesuai jurusanmu. Karena pada dasarnya kita kuliah untuk menuntut ilmu dan pengembangan diri. Bagiku, bekerja itu tidak harus sesuai bidang ilmunya kok. Ya itung-itung sambil menunggu. Sepanjang pola pikir kita adalah menambah pengalaman dan ilmu baru, apa yang kamu pelajari di kampus tidak akan pernah sia-sia. Kamu mungkin akan menyukai dunia Barista jika mengetahui hal-hal ini.

Keluar Dari Comfort Zone

Bekerja sesuai bidang ilmu yang kamu pelajari memang perlu, tapi kalau ini bertujuan untuk menambah ilmu kenapa tidak. Misalnya kamu dulu kuliah di jurusan pendidikan Bahasa Inggris. Lalu melamar kerja sebagai seorang barista di Starbucks. Kamu masih bisa memakai ilmu bahasa Inggrismu untuk berkomunikasi dengan pelanggan bule. Atau, pakai skill membujuk yang diajarkan di kampus untuk menggaet konsumen anak-anak. Cobalah untuk keluar dari comfort zone dengan menemui banyak bidang pekerjaan. Kelak, kalau kamu benar-benar memutuskan menjadi seorang guru, kamu bisa memakai pengalamanmu untuk mengajarkan muridmu, bahwa keluar dari zona aman itu sangat seru.

Beretemu dengan Orang Baru

Inilah enaknya menjadi seorang barista. Kamu akan mendapat kesempatan bertemu orang baru dengan berbagai karakter. Kedepannya ini bisa kamu jadikan modal utama untuk bekerja di jenjang yang kamu inginkan. Kamu punya skill menghadapi orang banyak dengan bermacam-macam karakter. Disamping itu, kamu bisa menambah skill komunikasi. Iya, nggak?

Latihan Sabar

Kenapa aku sebut latihan sabar? Karena menjadi barista itu butuh sabar. Apa lagi sekarang sedang tren profesi barista dengan tuntutan skill tinggi. Coba bayangkan, kalau kamu diminta belajar gambar di atas kopi. Ini juga menambah keahlian imajinasimu. Apa sih yang tidak membanggakan selain hasil karyamu membuat orang puas. Lebih hebat mana? Aku pikir menjadi barista itu bisa mendorong keinginan kita untuk belajar lebih tinggi.

Tahu Kopi Lebih Banyak

Kopi tidak hanya tentang arabica dan robusta. Ada banyak sekali hal yang wajib kita ketahui tentang kopi. Ditambah lagi, ini merupakan warisan nenek moyang yang sudah mendunia. Siapa tahu pengetahuan tentang kopi ini bisa menggugah hasratmu untuk membuka kedai kopi.

Menjadi Bagian Hari Orang lain

Apa sih seninya menyajikan kopi? Ya! Kita menjadi bagian hidup orang lain yang menyukai kopi. Kopi merupakan tradisi membuka pagi dan pereda stres yang paling disukai di seluruh dunia. Selain itu, kopi adalah sebuah inspirasi dan simbol pemikiran pemuda modern. Nah, menjadi seorang barista dengan tujuan semulia itu, siapa yang tidak mau?

Barista Semakin Mentereng

Kalau dulu, sebelum istilah barista populer di Indonesia, banyak pemuda yang malu menjadi barista karena diidentikkan dengan pelayan yang kerjanya cuma meracik kopi. Wah, jangan salah. Sekarang barista itu adalah pekerjaan mentereng. Ini merupakan pekerjaan yang bernilai seni tinggi dan sangat diidolakan dikalangan kaum muda. Kamu tidak mau coba menjadi salah satunya?

Aku pikir, sambil menunggu atau buat kamu yang kehilangan tujuan hidup dan cita-cita, pekerjaan barista bukanlah hal yang salah. Nikmati saja itu! Ini legal dan sudah umum dikalangan anak muda.

Tidak perlu malu bekerja sebagai “pelayan”, karena bukan pekerjaan yang memaksamu untuk mencuri! Iya, kan?

Nah, kalau kamu masih ragu, beberapa gambar yang aku dapat dari browsing ini akan menginspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *