Layangan Putus: Lebih Nyesek Series atau Novelnya?

Judul Buku: Layangan Putus

Penulis: Mommy ASF

Penerbit: RDM Publishers

Cetakan: Pertama

Tahun Terbit: November 2020

Tebal buku: 244 halaman

Sebelum membaca novel ini di awal tahun 2022 ini, sebelumnya saya sudah membaca kisah pilu Layangan Putus yang sempat viral sebuah grup kepenulisan sekitar tahun 2019. Waktu itu saking viralnya sampai banyak yang akhirnya membongkar pelaku asli di balik tulisan viral tersebut.

Penulis sepertinya awalnya tidak berniat menuliskan kisahnya lalu menjadikannya viral. Namun, penulis menyampaikan bahwa beliau berniat menjadikan menulis sebagai terapi atas kejadian yang menimpanya. Setelah sekian lama kisah itu agak terlupakan, akhir tahun 2021 muncul webseries-nya. Kisah Layangan Putus kembali viral dan yang belum membaca kisah lengkap di novelnya jadi banyak ingin membaca lengkap, termasuk saya, hehe.

Layangan Putus

Kisah Layangan Putus di webseries agak berbeda dengan novel

Jika di webseries dikisahkan seorang Aris yang berselingkuh dari istinya Kinan, novel menceritakan Aris yang mendadak menikah lagi tanpa izin Kinan. Sama-sama mengesalkan sih, hanya saja dari kacamata saya di webseries kisahnya benar-benar zina kemaluan yang nyata, sedang di novel Aris sudah menikahi si perempuan, jadi tidak dihitung sebagai zina.

Belum lagi tentang jumlah anak, di webseries anak Aris dan Kinan hanya satu anak perempuan. Sedang di novel anak mereka adalah empat laki-laki.

Meski akhirnya sama-sama bercerai dan yang menggugat cerai adalah si istri, tapi di novel Kinan masih sempat merasakan dipoligami selama 1,5 tahun.

Yang sama mungkin Cappadocia-nya. Meski di novel liburan ke sana adalah untuk bulan madu setelah menikah tanpa izin istri pertama. Ah, betapa sakitnya dikhianati oleh suami.

Mommy asf mengisahkan bahwa dia sebenarnya pernah mengajukan syarat pranikah salah satunya adalah tidak mau dipoligami selama masih bisa memberi keturunan. Jadi kalau sampai udah beranak empat kali apakah masih disebut belum berketurunan?

RDM Publishers dan MD Entertainment

Gara-gara novel ini juga jadi baru tahu ada penerbit mayor RDM Publishers yang ternyata masih satu perusahaan dengan MD Entertainment. Meski tergolong penerbit baru, karya yang diterbitkan di sana sudah cukup banyak.

Saya menduga banyaknya perubahan di webseries untuk menyesuaikan kepada penonton agar bisa lebih umum dinikmati oleh semua golongan. Meski di webseries isinya banyak adegan 17+ yang sayang sekali terlalu dieksplor. Semoga ke depannya MD bisa membuat series yang lebih santun.

Layangan Putus antara poligami dan perselingkuhan

Dua tema yang selalu bikin rame para istri, poligami dan perselingkuhan. Entah mengapa beberapa tahun terakhir tema ini begitu rame diperbincangkan. Tak heran kisah Layangan Putus yang diangkat dari kisah nyata begitu viral.

Cerita perselingkuhan dan poligami mungkin banyak yang menuliskan, tapi kebanyakan adalah fiksi. Kekuatan Layangan Putus ada di sana, ini bukan fiksi, ini kisah nyata. Netizen pun akan lebih kepo dengan kisah nyata.

Biarpun poligami tanpa izin istri pertama adalah sah, tetap saja hal itu adalah sebuah pengkhianatan sebuah ikatan pernikahan. Seharusnya sebagai pasangan suami istri sudah tidak ada lagi tabir rahasia yang disembunyikan di antara keduanya.

Siapapun kini bisa menjadi penulis

Meski Indonesia adalah negara yang kabarnya menduduki peringkat kedua dari bawah untuk kesadaran literasinya. Namun, saat ini dengan banyaknya komunitas serta platform kepenulisan membuat setiap orang memiliki kesempatan lebih besar untuk menulis.

Mommy asf pun yang seorang dokter hewan ternyata bisa menulis sebuah novel yang diangkat dari kisah nyata. Tak sekadar menulis, tapi ternyata kisahnya pun dibaca ribuan orang.

Kekurangan dari novel ini adalah masih banyak sekali ketidaksesuaian dengan ejaan Bahasa Indonesia yang benar. Terlepas bahwa orang umumnya juga tidak paham mana yang benar dan salah. Namun, pengetahuan tentang ejaan Bahasa Indonesia ini ternyata penting dikuasai penulis pemula.

Layangan Putus membuat istri-istri jadi overthinking

Benarkah demikian? Kisah Layangan Putus membuat overthinking? Akan selalu ada hikmah dari kejadian yang menimpa orang lain. Hikmahnya, seorang suami adalah milik Allah, doakanlah dia dalam setiap salat.

Semoga kejadian yang menimpa Mommy ASF bisa memberikan kita pelajaran. Tidak perlu overthinking lalu curigaan sama suami setelah membaca Layangan Putus. Pasrah, pasrahkan saja semua kepada Allah. Bawa nama suami dalam tiap doa-doa kita agar dia selalu setia dan dijaga dari berbuat khianat.

Jadi, lebih nyesek mana series atau novelnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *