Anak Sering Terkena Darah Rendah, Ini Cara Mengatasinya

Anak Sering Terkena Darah Rendah – Pernahkah, anda perhatikan anak merasa sering lesuh, dan cepat lelah padahal tidak melakukan kegiatan yang terlalu banyak, Pusing dan mendadak mual. Mungkin hal ini bisa jadi indikasi dari darah rendah.

Tentunya hal ini tidak bisa disepelekan, karena kalau dibiarkan akan mengakibatkan masalah kesehatan lainnya pada organ vital anak. Oleh karena itu apabila ada indikasi anak sering terkena darah rendah, maka dari itu penting untuk menemukan solusi untuk mengatasinya.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Sering Terkena Darah Rendah

Tekanan darah rendah atau hipotensi terjadi ketika tubuh tidak mampu menjaga tekanan darah dalam kisaran normal. Tekanan darah normal pada anak beriksar adalah antara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Jika tekanan darah di bawah 90/60 mmHg, itu adalah bisa jadi anak mengalami kasus hipotensi.

Apa saja Gejala Darah Rendah Pada Anak yang Bisa Terlihat

Berikut adalah beberapa gejala tekanan darah rendah yang paling umum pada anak-anak dan remaja.

  • Menjadi haus lebih dari biasanya.
  • Anak merasa mual atau tidak enak badan.
  • Kulit menjadi dingin dan lembab.
  • Linglung.
  • Lesuh.
  • Sulit berkonsentrasi atau fokus.
  • Penglihatan kabur.
  • Jantung berdetak lebih cepat dari biasanya dan ritme menjadi tidak teratur.
  • Pusing pada anak.
  • Pingsan.

Tekanan darah rendah seringkali tidak menimbulkan masalah. Namun, tekanan darah yang terlalu rendah atau tiba-tiba dapat menyebabkan syok yang memerlukan perhatian medis segera.

Apa Pengobatan Untuk Tekanan Darah Rendah Pada Anak-Anak?

Pengobatan untuk tekanan darah tinggi tergantung pada penyebab dan gejala yang mendasarinya. Dalam banyak kasus, tekanan darah rendah dapat diobati dengan perawatan sederhana yang dapat Anda lakukan di rumah.

Hipotensi akibat dehidrasi relatif ringan dan reversibel. Dokter anak Anda akan menyarankan Anda untuk memberi anak Anda lebih banyak cairan untuk mengatasi dehidrasi. Jika anak Anda memiliki tekanan darah rendah karena obat tertentu, dokter akan mengubah dosis atau beralih ke obat lain.

Jangan berhenti memberikan obat pada anak Anda tanpa berbicara dengan dokter terlebih dahulu. Dokter Anda mungkin juga dapat meresepkan obat untuk mengobati kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan tekanan darah rendah Anda.

Misalnya, antibiotik untuk mengobati penyakit menular atau menghentikan diare pada anak. Jika terjadi tekanan darah rendah yang parah, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk meningkatkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung anak Anda.

Berikan Makanan Yang Dapat Meningkatkan Tekanan Darah Anak

Salah satu cara untuk menaikkan tekanan darah kembali normal adalah dengan mengonsumsi makanan untuk gula darah rendah. Jenis makanan untuk gula darah rendah antara lain:

  • Makanan Kaya Vitamin

Makanan yang mengandung B12, seperti telur, daging sapi dan ayam, kerang, susu rendah lemak, hati sapi, dan sereal yang diperkaya. Makanan kaya folat, seperti sayuran berdaun hijau, seperti bayam dan brokoli, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan, seperti pepaya, pisang, dan alpukat

  • Makanan Asin

makanan kaleng, ikan asin, dan hidangan dengan tambahan garam, yang dapat membantu menutupi asupan garam harian penderita tekanan darah rendah.

  • Makanan yang Banyak Mengandung Air

 seperti semangka dan jeruk, atau air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari penderita tekanan darah rendah.

Kesimpulan

Darah Rendah, ternyata tidak hanya terjadi pada orang dewasa juga anak-anak, tanpa penanganan yang tepat maka bisa berbahaya bagi anak anda. Jika anak sering terkena darah rendah maka tambahan lainnya adalah olahraga dan istirahat yang cukup bisa jadi pilihan untuk membantu mencegah anak terkena darah rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *